KABUPATEN TANGERANG - KLIKTANGSEL - Proyek paving blok di Kampung Pabuaran RT 02 RW 01, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang Banten menuai sorotan dan keluhan dari warga. Pasalnya, proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi tanpa menggunakan hamparan batu split, melainkan hanya pasir saja. Selain itu, proyek tersebut juga tidak dilengkapi dengan papan nama proyek.
Warga setempat mempertanyakan kualitas proyek paving blok tersebut dan khawatir tidak akan bertahan lama jika tidak menggunakan hamparan batu split. Mereka menilai, hamparan split sangat penting untuk menjaga kekuatan dan ketahanan paving blok.
"Kami meminta proyek paving blok ini harus ada hamparan batu split supaya tahan lama. Kalau tidak ada, kami khawatir tidak akan bertahan lama." Ujar warga
Saat dikonfirmasi ke kantor Desa Kemuning, kepala desa dan sekretaris desa tidak berada di tempat. Menurut salah satu staf desa bernama Herman, proyek tersebut merupakan proyek desa yang menggunakan dana talangan.
ujar Herman. "Itu punya desa pak, tapi pakai dana talangan."
Saat disinggung mengenai pemasangan paving blok yang diduga asal jadi, Herman mengakui bahwa seharusnya jika tidak ada batu split, paving blok tidak dipasang.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik. Bagaimana bisa proyek sudah berjalan padahal dana desa belum turun? Atau diduga jangan-jangan anggaran dana desa tahun 2025 belum terealisasi? Publik pun menunggu penjelasan dari pihak Desa Kemuning terkait proyek paving blok tersebut.
Redaksi




